![]()
Jakarta – MCN.com – Festival Gurindam ASEAN yang di selenggarakan di Taman Ismail Marzuki oleh Perkumpulan Rumah Seni Asnur ( PERRUAS ) Menurut Ketua Pendiri PERRUAS ASRIZAL NUR menyampaikan bahwa PERRUAS bergerak disalah satu kebudayaan yang memiliki hasil pencerahan karya adi luhur yang harus kita selamatkan salah satunya gurindam.Minggu (18/12)
Gurindam ini dipelopori oleh raja Dzul haji yang terkenal dengan gurindam 12 yang kita teruskan, dan sekarang kita lahirkan gurindam kalbu yang ditulis oleh 1200 orang lebih se asean yang kita luncurkan melalui proses selama 6 bulan.
Acara ini kita gotong royong sesama masyarakat asean di antaranya, lndonesia, Malaysia, Singapura, dan acara seperti ini setiap tahun kami buat, ini tahun ke empat.Tahun pertama adalah : Buku dan puisi, Pantun, Puisi Doa kebangsaan, gurindam.

Nanti yang kelima pada tahun 2023 mendatang tempatnya belum ditentukan dan setiap tahunnya berpindah pindah ada yang dibatam tergantung para pengikut yang didaerah yang mau bersedia menjadi tuan rumah.
Asrizal Nur Mengatakan Acara hari ini yang hadir semua murid-murid saya yang mau belajar puisi,syair dan gurindam, dan saya cuma memberikan kontribusi bagi yang mau belajar saja.
Mereka semuanya para guru guru yang masih aktif mengajar disekolah dan mereka akan menyalurkan kepada siswa-siswi mereka
Jumlah pengikut yang menjadi anggota kami di PERRUAS ada sekitar 5.000 orang dengan berbagai keinginan dan kemauan ada yang ingin belajar puisi, belajar syair,dan gurindam, kita ajarkan sesuai keinginan masing-masing
Hari ini yang hadir kami batasi sebanyak 250 orang dikarnakan tempat kurang memadai, harapan saya agar generasi penerus memperhatikan budaya kita dan generasi melenial agar selalu mengingat budaya indonesia .tutur Asrizal Nur.
#MCN/RZ/RED



More Stories
Danlanal Bintan Hadiri Pembukaan MTQH XIX Tingkat Kota Tanjungpinang
Polri Ukir Prestasi Dunia: Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum Di JepangÂ
1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua Dalam NKRI